Wednesday, September 9, 2009

Jawapan kepada Pak Daniel DPK Bahagian 2

Nota: Entry ini dibuat sebagai menjawab soalan dari Pak Daniel DPK di dalam entry saya bertajuk Pendet... pendet.. pendet...Berapa kali nak cakap??? . Perlu diingatkan, entry ini bukanlah bertujuan untuk meprovokasi. Saya hanya menjawab pertanyaan Pak Daniel.

************************************
{..masalah tsb diperparah oleh beberapa berita mengenai penyiksaan dan pemerkosaan serta perlakuan TKI di negeri anda yg sangat keterlaluan...ditambah lagi kasus-kasus beberapa waktu yang lalu seputar "klaim" budaya dari indonesia seperti reog, batik,keris,angklung,dll...}

Untuk isu Reog... kami di Malaysia tak tahu apa itu Roeg. Kenyataan Duta Besar Malaysia pada ketika isu itu dah cukup untuk menjelaskannya. Baca di sini. Penjelasan beliau saya kira amat jelas.

************************************
{...isu PANDET...}

Saya rasa, saya sudah penat menjelaskan perkara ini pada Pak Daniel. Malah Andrew juga turut cuma menjelaskan. Kok tidak faham-faham juga?

************************************
{OK kalo pihak produser(KRU)dan discovery channel sudah minta maaf kpd pemerintah indonesia, NAMUN dalam hal ini PEMERINTAH MALAYSIA terkesan angkuh tanpa mau meminta maaf..padahal mereka sebagai pihak terkait seharusnya telah mengecek iklan tsb sebelum ON-AIR...KALO ANDA BILANG BAHWA PELANCONGAN DEPERMENT TIDAK TAHU-MENAHU SEPUTAR IKLAN INI MENURUT SAYA TIDAK "MAKE IN SENSE"..DAN TERKESAN SEPERTI JUSTIFICATION OR EXCUSE FOR THIS MATTER...THIS IS THE POINT WHY WE CONSIDER YOUR GOVERMENT IS AROGAN...}


Maaf, saya tidak boleh kompromi lagi dengan kenyataan Pak Daniel "NAMUN dalam hal ini PEMERINTAH MALAYSIA terkesan angkuh tanpa mau meminta maaf.............. THIS IS THE POINT WHY WE CONSIDER YOUR GOVERMENT IS AROGAN...". Anda cuba mengatakan pemerintah Malaysia arogan kerana tidak memoham maaf dari Indonesia... Anda keterlaluan!!!

Bagaimana kalau saya katakan, pemerintah indonesia juga arogan sebab tidak memohon maaf kepada Malaysia kerana isu Pulau Jemur? Sudah terang lagi tersuluh Indonesian menuduh Malaysia mencuri pulau itu... ternyata, salahnya dipihak Indonesia sendiri kerana menuduh tanpa usul periksa. Namun tiada kata maaf dari pihak Indonesia. Juga tiada maaf dari pihak media Indonesia.

Anda sendiri mengakui KRU memohon maaf kepada pemerintah Indonesia. Iya, sekurang-kurangnya, pihak KRU tetap memohon maaf kepada Pemerintah Indonesia walaupun bukan kesilapan KRU... (syabas KRU, am so proud of u Norman, that is Malaysian)... Siapakah yang arogan di sini?

************************************
{..SATU HAL LAGI mengenai beberapa situs dan forum-forum di internet yang sangat memprovokasi masyarakat indonesia yang sangat jelas-jelas melecehkan indonesia.}

Bagaimana pula dengan laman web

Sekali lagi saya nyatakan di sini. saya bukan bermaksud hendak memprovokasi, hanya menjawab komen Pak Daniel.
**************************************
{SEMOGA SAJA PEMERINTAH MALAYSIA AKAN LEBIH BERHATI-HATI DALAM MELAKUKAN SESUATU YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBUDAYAAN MAUPUN WILAYAH INDONESIA, MENGINGAT SITUASI DI INDONESIA SUDAH SEMAKIN PANAS!!!}

Ya, saya tahu, keadaan di Indonesia semakin panas dan panas. Tapi, sejujurnya, saya hairan kenapa ribut dan panasnya hanya di Indonesia? Hanya Indonesia yang merasa panas. Di Malaysia tenang saja. Nampaknya angin cuma bertiup dari satu arah sahaja.... Ini petikan dari Inilah.com, "Bendera Di Bakar, Malaysia Tak Panas".

5 comments:

Anonymous said...
This comment has been removed by the author.
Anonymous said...

my favourite place on earth is Bali island and am very much aware that it is INDONESIA. enuff said.

Aina@Azila said...

u r 100% rite Ard. None of Malaysian claim that dance is Malaysian's dance...

Daniel DPK said...

Dear Aina@Azila and andrews ..thanks for your answer..i watch those program at discovery channel and i do watch national geograpic and also bbc knowledge channel,for your information...i think you still doesn't get my points,yet..let's put aside our emotion and prejudice among others..for pendet dance,it was my opinion short after "knowing" the information from some source...and after that i try to re-think about this case..that's why i post Discovery Channel Menebus Kesalahan terhadap bangsa Indonesia : Program 30 Menit Tari Pendet to reduce the situation in indonesia which getting hotter..and now i post another article which may help to think about this matter clearly..
Pihak Ketiga dalam Konflik Indonesia Malaysia ..i know it's just a hort of analysis..but i believe it would be a job for both malaysian and indonesian to start make this case clearer..i will start to campaign this posting to my indonesian blogger fellow and i hope that you will do the same to reduce the hot situation among others...

Aina@Azila said...

Salam Pak Daniel,

Saya sudah membaca entry tersebut dan dah meninggalkan komen.

Semoga yang keruh kembali jernih.